You are here

DZIKIR-DZIKIR DI WAKTU PAGI DAN SORE

Dzikir-dzikir di Waktu Pagi dan Sore

Ayat Kursi (lihat halaman: 271)

Al-Muawwidzaat (lihat halaman: 272)

“Bismillahil-ladzi laa yadhurru ma’a ismihi syai-un fil ardhi walaa fis-samaa’, wahuwas-sami’ul ‘alim.”

(Dengan menyebut Nama Allah yang tidak ada yang dapat membahayakan dengan nama-Nya, di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Rasulullah r telah menjanjikan, bahwa seorang hamba yang mengucapkannya pada setiap pagi dan setiap sore atau malam, maka dia tidak akan tertimpa bahaya (HR. Tirmidzi, no. 3388)

“Radhitu billahi rabban wa bil islami diinan, wa bimuhammadin shallallahu alaihi wasallam nabiyyan.”

Rasulullah r bersabda, Tidaklah seorang Muslim mengucapkan pada pagi dan sore hari, sebanyak tiga kali:

“Radhitu billahi rabban wa bil islami diinan, wa bimuhammadin shallallahu alaihi wasallam nabiyyan (aku rela Allah sebagai Tuhanku, dan Islam sebagai agama, dan Muhammad r sebagai nabi), kecuali Allah pasti akan meridhainya pada hari kiamat.” (HR Ahmad, no. 18967)

(Allahumma Anta rabbi, laa ilaaha illa Anta, khalaqtani wa ana abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, audzubika min syarri maa shana’tu, abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu’u laka bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa Anta)

”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”.

Rasulullah r bersabda, “Barangsiapa yang mengatakannya pada siang hari dan meyakini hal itu, lalu ia wafat pada hari itu sebelum tiba waktu sore, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa yang mengatakannya pada malam hari dan meyakini hal itu, lalu dia wafat sebelum waktu subuh, maka dia termasuk penghuni surga.” (HR. Al-Bukhari, no. 5947)

"Ashbahnaa wa ashbahal mulku lillah. Wal hamdulillah. Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadir. Rabbi as-aluka khaira maa fi hadzal yaumi wa khaira maa ba'dahu. Wa a'udzu bika min syarri maa fii hadzal yaumi wa syarri maa ba'dahu. Rabbi a'udzu bika minal kasali wa suu-il kibri, rabbi a'udzubika min 'adzaabin fin-naari wa 'adzaabin fil qabri." (HR. Muslim, no. 2723)

Ketika sore, kalimat: "ashbahna wa ashbahal mulku..." diganti menjadi "amsaina wa amsal mulku"...

Doa Sebelum Makan

Sebelum Makan

“Jika salah seorang dari kalian ingin makan, hendaknya ia mengucapkan ‘bismillah’ (dengan menyebut Nama Allah). Maka ketika ia lupa untuk membacanya di awal, maka hendaknya ia mengucapkan: “Bismillah fi awwalihi wa aakhirihi” (dengan menyebut Nama Allah di awalnya dan akhirnya). (HR. Tirmidzi, no. 1858, 3264)

Ketika Selesai Makan

Barangsiapa selesai makan, lalu berkata: “Alhamdulillahil-ladzi ath’amany hadza wa razaqaniihi min ghairi haulin minnii walaa quwwah” (Segala puji milik Allah yang telah memberiku makanan ini dan memberikan rezeki kepadaku tanpa upaya dan kekuatan dariku), maka Allah mengampuninya dari dosa-dosanya sebelumnya.” (HR. Tirmidzi, no. 3458 dan Abu Dawud, no. 4023)

Doa di Rumah

Doa Ketika Masuk Rumah

“Jika seseorang masuk ke dalam rumah, hendaknya ia berkata: “Allahumma innii as-aluka khairal maulaji wa khairal makhraji, bismillahi walajnaa wa bismillahi kharajnaa wa ‘alallahi rabbinaa tawakkalnaa.”

(Ya Allah, aku memohon kepada-Mu tempat masuk yang terbaik, dan tempat keluar yang terbaik. Dengan menyebut Nama Allah, kami masuk dan dengan menyebut Nama Allah, kami keluar. Kami bertawakkal kepada Tuhan kami). Setelah itu, ia mengucapkan salam kepada keluarganya. (HR Abu Dawud, no. 5096)

Doa Ketika Keluar Rumah

“Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi laa haula walaa quwwata illa billah, allahumma innii a-’udzu bika an adhilla aw udhalla aw azilla aw uzalla aw azhlima aw uzhlama aw ajhala aw yujhala ‘alayya.”

Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah. “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari: aku tersesat, atau aku menyesatkan, atau aku tergelincir, atau aku digelincirkan, atau aku menzalimi, atau aku dizalimi, atau aku melakukan kebodohan atau dibodohi.” (HR Abu Dawud, no. 5094-5095)

Doa Ketika Hendak Tidur

Doa Ketika Bangun Tidur

“Alhamdulillahil-ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilaihin-nusyur.” “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nyalah kami kembali.” (HR. Al-Bukhari, no. 5953 dan Muslim, no. 2711)

Ketika Mendengar Muadzin

Disyariatkan bagi seorang Muslim untuk mengucapkan seperti apa yang diucapkan oleh muadzin kecuali, ketika ia berkata “Hayya ‘alash-shalah” (marilah kita shalat) atau “Hayya ‘alal falah” (marilah kita menuju kemenangan), maka hendaknya ia berkata: “Laa haula walaa quwwata illaa billah” (tiada daya dan kekuatan kecuali atas kekuasaan Allah).

Kemudian ketika selesai adzan, hendaknya dia membaca: “Allahumma rabba haadzihid da’watit taammah wash-shalaatil qaa'imah. Aati sayyidana muhammadanil wasiilata wal-fadhiilah wasy syarafa wad-darajatal 'aaliyatar rafii’ah wab'atshul maqaamal mahmuudanilladzi wa'adtahu innaka laa tukhliful mii'aad”

(Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, dan shalat yang akan didirikan, berikanlah junjungan kami, Nabi Muhammad r wasilah, keutamaan, kemuliaan, dan derajat yang tinggi, dan angkatlah ia ke tempat (kedudukan) yang terpuji, yang telah Engkau janjikan kepadanya. Sesungguhnya Engkau tak akan menyalahi janji).

Nabi r bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan perkataan itu, “Maka ia berhak mendapatkan syafa’atku.” (HR Al-Bukhari, no. 589)

 

Setelah Shalat Wajib

Astaghfirullah (3x)

“Aku memohon ampunan Allah”

(Allahumma antas salam wa minkas salam tabaarakta ya dzal jalali wal ikram)

Kemudian hendaknya kita bertasbih, yaitu mengucapkan Subhanallah (Mahasuci Allah) sebanyak 33 kali, Alhamdulillah (segala puji hanya milik Allah) sebanyak 33 kali, Allahu Akbar (Allah Mahabesar) sebanyak 33 kali. Kemudian sebagai penutup, agar menjadi 100 yaitu dengan mengucapkan: “Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadir.” Tiada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, baginya seluruh kerajaan dan bagi-Nya seluruh pujian. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu (HR Muslim) Nabi r telah memberikan kabar gembira berupa ampunan bagi orang yang mengucapkannya meskipun dosanya seperti buih di lautan (HR. Muslim, no. 597)

Membaca Ayat Kursi (lihat halaman: 271)

Membaca Al-Mu’awwidzaat (lihat halaman: 272)

Panduan Praktis Muslim

Website Panduan Praktis untuk Muslim adalah laman elektronik dari buku Panduan Praktis untuk Muslim. Ini merupakan produk terbaru dari Modern Guide Company dan telah diproduksi ke dalam 15 bahasa. Tersedia pula berbagai aplikasi menarik untuk gadget yang memuat konten buku ini.

Modern Guide